Contoh Sambutan Pengantin Pria

Dalam prosesi acara pernikahan, tentunya segala sesuatu harus dipersiapkan matang. Agar dari awal sampai akhir berjalan lancar tanpa terkendala teknis acara karena kurang persiapan. Salah satu yang harus disiapkan adalah susunan acara dari mulai akad sampai resepsi. Selain susunan acara, tentu harus pula disiapkan siapa saja yang akan mengisi dan membawa acara tersebut. Dalam hal ini, dibutuhkan contoh sambutan pengantin pria maupun wanita. Agar setidaknya ada gambaran tentang apa saja yang umum disampaikan saat sambutan itu dibawakan.

Nah, untuk mempermudah teman-teman mengetahui isi dari sambutan pengantin yang biasa disampaikan. Berikut kami tuliskan beberapa contoh sambutan pengantin pria. Silahkan disimak baik-baik agar rencana hari bahagia kamu berjalan lancar dan tanpa halangan.

sambutan acara pernikahan

Contoh Sambutan Pengantin Pria 1

Assalamu ’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ibu-ibu, Bapak-bapak, yang kami hormati,
serta hadirin-hadirat yang kami muliakan.

Pada malam resepsi yang berbahagia ini, kami atas nama sohibul hajat, mengajak hadirin dan hadirat untuk bersama-sama bersyukur kepada Allah SWT, Tuhan yang Maha pemurah, atas semua nikmat yang diberikan kepada kita semua, sehingga pada malam yang berbahgia ini kita dapat bersama-sama mengahadiri acara resepsi atas nikahnya putra kami tercinta (nama mempelai pria) dengan putri kami (nama mempelai wanita).

Yang kedua, sudah seharusnya kita menyanjungkan sholawat salam untuk junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, semoga kelak sudi menyampaikan syafa’atnya kepada kita semua. Aamiin.

Hadirin yang kami muliakan,

sebagaimana telah saya sebutkan tadi, bahwa saat berbahagia ini merupakan malam resepsi pernikahan putra kami (nama mempelai pria) dengan putri kami (nama mempelai wanita), maka Alhamdulillah acara pernikahan tersebut secara resmi dilaksanakan pada hari … dengan lancar tanpa ada halangan.

Hadirin yang berbahagia,

Sebagai sambutan pengantin pria, mewakili ayahanda putra (nama mempelai pria) beserta keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas penyambutan yang diberikan kepada rombongan kami, dengan ringan kaki penuh keikhlasan ikut mengantarkan putra kami (nama mempelai pria) guna memenuhi I’tikad baik untuk dapat berbahagia bersanding seumpama raja dengan putri Bapak (nama bapak mempelai wanita) sekeluarga, yakni pengantin putri (nama mempelai wanita) selaksa ratu.

Selaku orang tua, sekaligus atas nama ayahanda (nama mempelai pria) sekeluarga, sesuai amanat yang kami bawa, maka kami pada malam ini, kami bermaksud menyerahkan putra kami (nama mempelai pria) kepada bapak (nama ayah mempelai wanita) sekeluarga, untuk diakui sebagaimana layaknya putra sendiri. Untuk itu sepenuhnya kami persilahkan sudi kiranya Bapak dengan ikhlas menerimanya, sekaligus menerima keluarga kami sebagai keluarga besar Bapak, sebagaimana kami juga menerima keluarga Besar Bapak … sebagai keluarga besar kami sendiri.

Kepada pengantin berdua kami hanya berpesan, berbahagialah menjalani hidup kalian, namun ingatlah bahwa masih banyak kewajiban sebagai seorang suami dan seorang istri yang harus dipenuhi dalam kehidupan sehari-hari kelak. Oleh sebab itu hendaknya rasa syukur pada saat yang berbahagia ini kalian jadikan sebagai pedoman, bukan justru membuat kalian menjadi lupa diri, namun menjadi lebih hati-hati.

Semoga perjalanan hidup kalian senantiasa mendapat tuntunan di jalan Allah, senantiasa dalam lindungan-Nya, dan senantiasa dalam rahmat dan ridho-Nya. Aamiin.

Bapak (nama bapak mempelai wanita) sekeluarga yang kami hormati, kiranya sekian amanat dari ayahanda putra (nama mempelai pria), telah kami sampaikan dengan segala kerendahan hati. Semoga Bapak (nama bapak mempelai wanita) sekeluarga berkenan.

Hadirin yang kami muliakan,

Akhirnya marilah bersama kita doakan kedua mempelai, semoga apa yang diinginkannya senantiasa dikabulkan dan mendapat ridho Allah SWT. Aamiin.

Billahitaufiq walhidayah, Wassalamu ‘alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contoh Sambutan Pengantin Pria 2

Assalamu ’alaikum Wa rahmatullahi Wa barakatuh.
Bismillahi Rahmani Rahim. Alhamdulillahi Robbil Alamin.
Wassholatu Wasalamu ala Saydina Muhammadin, wa ‘ala alihi wa asyhabihi ajma’in.

Puji Syukur kita panjatkan ke Hadirat Illahi Robbi Allah SWT. Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang. Allah Yang Maha Pemurah, dengan limpahan rahmat serta hidayah-Nya jua, kita semua diberi kesempatan berkumpul bersama-sama dalam acara penuh suka cita ini.
Sholawat dan salam, semoga tetap tercurah teruntuk Junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW. Beserta seluruh keluarga, sahabat dan pengikut beliau hingga akhir zaman.

Yang Terhormat, Sohibul Hajat Keluarga Besar Bapak ……………. & Ibu ……………..
Yang Terhormat Tokoh Masyarakat serta Alim Ulama …………….. (nama daerah setempat)
Bapak-Ibu serta Hadirin Sekalian yang berkenan meluangkan waktu serta meringankan langkah untuk hadir dalam acara bahagia ini.

Kami atas nama Keluarga Besar Bapak ……………. & Ibu ……………. (nama lengkap orang tua mempelai pria) dari ……………. (alamat lengkap mempelai pria) yang pada kesempatan ini mendampingi puta Kami ……………. (nama lengkap mempelai pria) untuk menjalani prosesi pernikahan dengan Saudari ……………. (nama lengkap mempelai wanita) Putri dari Keluarga Bapak ……………. & Ibu ……………. (nama lengkap orang tua mempelai wanita), yang Insya Allah akan dilaksanakan beberapa saat lagi.

Pertama, sebelum prosesi pernikahan dilaksanakan izinkan kami untuk menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya dan rasa terima kasih atas sambutan dan penerimaaan yang baik dari Keluarga Besar Bapak ……………. & Ibu ……………. (nama lengkap orang tua mempelai wanita) serta masyarakat …………….. (alamat lengkap mempelai wanita). Karena pada dasarnya dalam suatu pernikahan disamping bersatunya dua insan dalam satu ikatan tali pernikahan, juga menjadi terjalinnya tali silahturahmi antara dua keluarga yang menjadi latar belakangnya.

Selanjutnya pada sambutan pengantin pria ini pula, kami mohon kesediaan dari Keluarga Mempelai Wanita untuk menerima hantaran / seserahan yang dibawa oleh Keluarga kami dalam prosesi pernikahan ini sebagai bentuk sedekah kami sekeluarga, semoga menjadikan berkah untuk kedepannya dan menjadikan awal dari hubungan silatur rahmi yang baik.

Kemudian kami juga memohon do’a restu kepada Bapak / Ibu, Hadirin sekalian yang hadir pada acara ini, semoga kedua putra/i kami ……………. (nama lengkap mempelai pria) & ……………. (nama lengkap mempelai wanita) senantiasa dalam bimbingan serta kasih-sayang Allah SWT. sehingga dapat membina dan membangun keluarga yang harmonis penuh kebahagiaan, sakinah mawaddah wa rahmah dan diberikan ketetapan iman, islam dan ihsan dalam mengelola bahtera rumah tangganya kelak. Semoga dari pernikahan ini keduanya akan memperoleh keturunan yang baik yang menyejukkan hati, pembawa berkah dan pembuka pintu rahmat. Serta semoga pernikahan ini menjadi bentuk ibadah kepada Allah SWT. Serta bukti ketaatan kepada sunnah Rasulullah SAW.

Akhirnya semoga dengan pernikahan putra/i kami ini, dapat semakin mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin di antara kedua keluarga yaitu Keluaga Besar kami (Keluarga Bapak ……………. & Ibu ……………. (nama lengkap orang tua mempelai pria)) dari ……………. (alamat lengkap mempelai pria) dengan Keluarga Besar di sini (Keluarga Bapak ……………. & Ibu ……………. (nama lengkap orang tua mempelai wanita) dari …………….. (alamat lengkap mempelai wanita).

Tiada kata yang tepat untuk mengungkapkan perasaan kami beserta seluruh keluarga saat ini kecuali merasa bangga, terharu dan bahagia. Insya Allah demikian pula kiranya yang dirasa oleh keluarga berar kami. Semoga dirasakan pula oleh keluarga besar mempelai wanita. Aamiin.

Demikianlah kata sambutan dari keluarga pengantin pria kami sampaikan. Tiada gading yang tak retak, tak ada insan yang sempurna. Mohon maaf yang sebesar-besarnya bila ada kesalahan serta kekhilafan yang kurang berkenan. Hal ini dapat terjadi semata-mata akibat keterbatasan ilmu dan pengalaman yang kami miliki.

Akhirul Kalam Wassalaamu ‘alaikum Wa rahmatullahi Wa barakatuh.

Contoh Sambutan Pengantin Pria 3

Bismillahirohmanirrohim.
Assalamu’alaikum wr,wb.

Alhamdulillahi ladzi hadaana lihaadza. Lanahtadiya laulaa ‘an hadaanalloh. Allahuma sholli wa sallim ‘ala syayidina Muhammad wa ‘ala alihi wa shahbihi ‘ajma’in. Amma ba’du.

Yang kami hormati, Kepala KUA Kecamatan ……….. Bp…………………. Beserta staf.
Yang kami hormati Kepala desa Bapak …………….. beserta Staf.
Para ‘Alim ulama, para ustadz, ustadzah, yang dimuliakan Allah dan yang kami ta’dzimi.
Wabil Khusus yang terhormat, bapak…….beserta ibu…… Selaku kedua orang tua calon mempelai Wanita. Dan tak lupa kepada semua hadirin tamu undangan yang kami muliakan.

Tiada kata yang terindah, kecuali ungkapan puji syukur kepada Allah swt. Bahwa pada kesempatan yang berbahagia ini, dihari senin tgl, 11 agustus 2019 bertepatan tanggal, 11 Dzulhijah 1440 H. kita semua masih diberi nikmat kesehatan serta keselamatan. Sehingga dapat bertatap muka dalam rangka menjadi saksi dan sekaligus mendoakan kedua calon pengantin ini. Insya Allah sebentar lagi akan dilaksanakan prosesi Akad Nikah antara keduanya yang telah dipertemukan jodohnya oleh Allah swt.

Shalawat serta salam hendaknya tetap kita haturkan ke haribaan junjungan Nabi Besar Muhammad saw. kepada keluarganya, sahabat, dan segenap umatnya hingga hari kiamat, mudah-mudahan kita semua mendapatkan syafa’atnya kelak. Aaamiin.

Kami, atas nama perwakilan keluarga besar dari bapak……… Beserta ibu……… selaku kedua orang tua calon mempelai Pria yang bernama : ……………… (Putra Pertama ) dari dua bersaudara. Izinkan kami, untuk menyapaikan beberapa hal terkait dengan penyerahan putra kami :

Yang pertama : kami ucapkan terima kasih atas sambutan penerimaan, penghormatan terhadap keluarga kami, beserta rombongan pengantar calon mempelai putra Yang jauh-jauh datang dari Jakarta, kami baru saja sampai kurang lebih pukul ….. tanpa halangan suatu apapun. Tentu ini semua adalah berkat do’a para hadirin semua.

Kedua : Menindak lanjuti Lamaran/khitbah kami beberapa bulan yang lalu, pada hari ini kami selaku orang tua bermaksud untuk menyerahkan putra kami sepenuhnya agar dapat dinikahkan dengan putri bapak…..(bapak mempelai wanita) yang bernama……… (nama mempelai wanita). Untuk itu perlu saya jelaskan bahwa anak kami ini adalah seorang Jejaka tulen atau bujang ting-ting bapak-ibu, dan dengan berkepribadian baik, serta termasuk anak yang berbakti, taat kepada kedua orang tua, tekun beribadah. Hal tersebut sengaja kami nyatakan, tentu dengan kesaksian dari rombongan yang mengantar pada saat ini, serta masyarakat disekitar lingkungan desa kami. Maka dengan modal itulah sekiranya agar anak kami ini diterima dan segera dapat dinikahkan denga adinda ……….. (mempelai wanita) Sebagai putri Bapak. Dengan demikian kami akan merasa terhormat dan penuh rasa suka cita, serta bersyukur kepada Allah swt.

Ketiga. Kami serahkan hantaran atau seserahan ala kadarnya kepada keluarga besar bapak ……… (bapak mempelai wanita) sebagai bentuk sedekah. Namun jangan dilihat dari jumlah dan nilainya, karena ini semua tak seberapa. Dengan harapan kami, sebagai tanda pengikat rasa tali kasih kekeluargaan yang sangat erat, antara dua keluarga ini.

Terakhir, kami ucapkan Mohon ma’af apabila kedatangan kami, dari awal hingga sampai kepulangan nanti, banyak hal yang kurang berkenan dalam hati, baik sapaan, tingkah laku, ataupun hal-hal yang menyangkut adat istiadat kebiasaan di desa ini, khusunya di hati bapak………. (bapak mempelai wanita) Sekeluarga selaku orang tua dari mempelai putri, sekali lagi kami mohon ma’af yang sebanyak-banyaknya. Dan tentunya tak lupa kepada seluruh hadirin, warga, desa disini, kami mohon ma’af yang sebesar-besarnya.

Atas seluruh kebaikan bapak……… (bapak mempelai wanita) sekeluarga, serta hadirin sekalian, kami ucapkan banyak terima kasih. Namun kami tidak dapat membalasnya, hanya doa yang dapat kami mohonkan kepada Allah, semoga kebaikan-kebaikan bapak ……….. beserta keluarga mendapatkan balasan yang berlimpah dari Allah SWT. Aamiin.
Dan juga sekaligus mohon pamit setelahnya selesai acara prosesi pernikahan nanti, serta mohon doa restu agar rombongan kami selamat dalam perjalanan sampai rumah di Jakarta, tanpa halangan suatu apapun.

Kiranya itulah yang dapat kami sampaikan . Kami akhiri, Billahi taufik wal hidayah wassalamu-alaikum Wr.Wb.

BACA ARTIKEL TERKAIT:

Contoh Susunan Acara Pernikahan

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: